Translate

Hijr Calender

Al-Balad

free counters

Rakyat jelata dilarang nyelonong di depan Presiden

Diposting oleh Abdullah Al-Haq On 21.05
JAKARTA (Arrahmah.com) - Sungguh sial nasib pria berusia 65 tahun ini. Hanya gara-gara melintas di depan Presiden Susilo Bambang Yudoyono dengan menuntun sepeda ontelnya yang sudah butut, ia harus diinterogasi hingga malam oleh petugas keamanan.

Aksi ‘slonong boy rakyat kecil’ yang mengagetkan Pasukan Pengamanan Presiden itu terjadi usai SBY membuka ASEAN Fair di kompleks Bali Tourism Development Corporation, Nusa Dua, Bali, Senin (24/10/2011) kemarin. Kejadian itu berlangsung saat Presiden sedang asyik menyaksikan akrobat pesawat.

Tiba-tiba seorang pria tua yang mengenakan seragam hijau bertuliskan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) melintas tepat di depan podium SBY yang berjarak hanya sekitar 5 meter.
Dia mengenakan sepeda tua dengan mengangkut karung dan kelapa di belakang sepedanya.

Padahal, sampai sekitar 100 meter dari Presiden SBY, pengamanan sangat ketat. Tapi, pria pembawa sepeda ontel yang belakangan diketahui bernama Nyoman Minta itu melenggang melintas di depan Presiden SBY.

Paspampres lalu sadar dan menyergap pria tadi. Puluhan orang menghampiri petugas kebersihan itu. Kedua tangannya dipegang erat oleh Paspampres. Bahkan, Pangdam Udayana Mayjen TNI Leonard Louk dan Kapolda Bali Inspektur Jenderal Polisi Totoy Herawan Indera langsung turun.

“Saya cuma petugas DKP pak,” kata orang itu. “Bagaimana kalau kamu teroris?” teriak salah seorang petugas keamanan. Kehebohan itu sempat mengundang perhatian semua undangan. Kondisi sudah berlangsung kondusif dan petugas kebersihan tadi masih dalam pemeriksaan aparat berwenang.

Nyoman mengaku tidak tahu jika ada Presiden SBY di lokasi yang dilintasinya. Pria asal Mumbul, Kecamatan Kuta Selatan itu mengaku biasa melintasi jalan itu setiap harinya.

“Saya tidak tahu ada Presiden,” kata Subrata saat menjalani rekonstruksi bagaimana dia bisa lolos di hadapan Panglima Kodam IX Udayana Mayjen TNI Leonard Louk dan Kapolda Bali Inspektur Jenderal Polisi Totoy Herawan Indera.

Nyoman menjalani pemeriksaan petugas dan mendapat pengawalan ketat. Dia menjelaskan bagaimana bisa dengan santainya melintas di depan SBY sambil membawa sepeda ontel penuh karung berisi kelapa.

“Saya tak diberi tahu kalau ada Presiden. Saya biasa mencari kelapa di sini,” kata dengan mimik bingung bercampur takut.

Sejak pagi hari usai insiden itu, Nyoman langsung ditahan petugas untuk menjalani reka ulang peristiwa. Rekonstruksi dilakukan di lokasi kejadian untuk mengetahui bagaimana Nyoman bisa lolos dari pengamanan ketat di ring terdalam SBY.

Bahkan hingga Senin larut malam, Nyoman masih diinterogasi di Markas Polsek Kuta Selatan, Bualu, Bali. Terkait insiden tersebut, keluarga, tetangga, dan aparat desa menjaminkan diri agar Nyoman Minta tak ditahan.

“Saya siap menjaminkan diri. Saya yakin, dia tidak ada indikasi untuk melakukan sesuatu terhadap Presiden,” kata Wayan Solo, Lurah Tanjung Benoa, lokasi tempat tinggal Nyoman di Bali, Selasa (25/10/2011).

Nyoman Minta tinggal di Kampung Banjarceluk, Desa Mumbul, Kelurahan Tanjung Beno, Kecamatan Kuta Selatan, Bali. Wayan Solo dan sejumlah warga yang ada di kampung ini menolak memberitahu di mana posisi rumah Nyoman Minta.

Wayan yakin, Nyoman Minta tidak akan bertindak jahat saat melintas di depan SBY. Nyoman yang tidak bisa membaca dan menulis itu hanya melakukan pekerjaan rutin sehari-hari.

“Dia memang biasa membersihkan di situ sambil nyambit rumput. Lalu rumputnya dibawa pulang untuk pakan ternak,” kata Wayan. Nyoman Minta merupakan petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan dari Bali Tourism Development Corporation (BTDC).

Gara-gara ‘salah jalan’ melewati area tempat duduk pemimpin negara kakek tua tersebut harus rela sepeda ontelnya disita untuk sementara waktu. Hal ini sungguh berbeda dengan contoh kepemimpinan jika kita membawa sirah Rasulullah.

Rasulullah SAW dan Khulafaur Rasyidin hidup layaknya rakyat jelata. Tak ada pengawalan ketat apalagi fasilitas mewah untuk para pemimpin suatu bangsa. Bahkan rakyat dengan bebasnya menyampaikan pendapat dan curhat pada memimpinnya sekalipun berada di jalan.

Mari kita tengok sejarah kepemimpinan Umar bin Khatab RA. Ketika beliau kedatangan beberapa utusan dari Kekaisaran Romawi ke kota Madinah untuk menemui Khalifah Umar bin Khattab RA. Dalam benak mereka terbayanglah sosok Khalifah Umar bin Khattab RA yang akan mereka temui adalah seorang raja yang sedang duduk di atas singgasananya dalam sebuah istana yang megah dan mewah serta dikelilingi oleh para pengawal dan pasukan yang banyak.

Namun karena mereka tidak mengetahui di mana istana Khalifah Umar, maka mereka bertanya kepada salah seorang yang mereka temui di jalan dan memintanya untuk menuntun mereka untuk menemui Khalifah Umar. Lalu sampailah mereka di suatu tempat yang terdapat sebuah pohon kurma, lalu sang penunjuk jalan berkata : “Inilah Khalifah Umar pemimpin kami yang anda ingin temui.”

Terperanjatlah para utusan itu karena yang mereka lihat adalah seseorang yang sedang tidur sendirian di bawah pohon kurma, hanya mengenakan pakaian yang sangat sederhana tanpa seorangpun pengawal di sampingnya.

Namun zaman sekarang, sepertinya pemimpin adalah sosok ‘istimewa’ sehingga sekedar melintas saja langsung dicurigai sebagai teroris. Bagaimana kalau sampai mengajukan kritikan? Bisa jadi langsung dituduh sebagai ‘aksi merongrong pemerintahan yang patut dicurigai dan dikuntit oleh agen lintelejen’. Wallohua’lam. (dbs/arrahmah.com/usudullah.co.cc)
READ MORE - Rakyat jelata dilarang nyelonong di depan Presiden
Category : edit post

Untukmu Wahai Yang Mengaku Muslimah!

Diposting oleh Abdullah Al-Haq On 22.12

Mereka bilang kerudungku seperti nenek-nenek
padahal rambut sasak mereka seperti daun kering melambai.
Mereka bilang jilbabku ketinggalan zaman
padahal tank-top mereka seperti koteka zaman batu.

Mereka bilang ucapanku seperti orang yang ceramah
padahal rumpian mereka tak lebih indah dari dengungan segerombol lebah.
Mereka bilang cara berfikirku ”ketuaan”
padahal umur kepala dua mereka tidak menjadikannya lebih dewasa dari seorang anak kecil berumur 5 tahun.


Mereka bilang tingkah polahku tidak enerjik,
padahal laku mereka lebih menyerupai banteng seruduk sana-seruduk sini.
Mereka bilang dandananku pucat,
padahal penampilan mereka lebih mirip dengan ondel-ondel
Mereka bilang aku nggak gaul,
padahal untuk mengenal konspirasi saja mereka geleng-geleng.

Mereka bilang:
aku sok suci
aku tidak menikmati hidup
aku nggak ngalir
aku fanatik sok lebay
dan sok bau surga.

Ku jawab:
Ya, aku berusaha untuk terus mensucikan diri.
Karena najis tidak pernah mendapatkan tempat dimanapun berada,
meskipun letaknya di atas tahta emas.

Ya, aku tidak menikmati hidup ini. Karena hidup yang kudambakan bukan hidup yang seperti ini yang lebih buruk dari hidupnya binatang ternak

Ya, aku nggak ngalir. Aku adalah ikan yang akan terus bergerak, tidak terseret air yang mengalir sederas apapun alirannya. Karena aku tidak ingin jatuh ke dalam pembuangan.

Ya, aku fanatik. Karena fanatik dalam kebenaran yang sesuai fitrah adalah menyenangkan dibanding fanatik dalam kesalahan yang fatrah (kufur)

Ya, aku memang sok lebay. Karena aku adalah manusia yang lemah yang terserang makhluk kecil macam virus saja tubuhku sudah ambruk, manusia yang bodoh yang tidak mengetahui nasib hidupku satu detik setelah ini, manusia yang serba kurang dan punya batas waktu yang ketika waktu itu habis aku tidak bisa mengulurnya ataupun mempercepatnya

Ya, aku ingin mencium bau surga yang dijanjikan Tuhanku yang baunya dapat tercium dari jarak ratusan tahun cahaya. Betapa meruginya orang yang tidak bisa mencium bau surga, karena itu menandakan betapa jauhnya posisinya dari surga…

…Kullu maa huwa aatin qoribun
Segala sesuatu yang pasti datang itu dekat…

Manusia dibekali Islam dan Muhammad sebagai pembawa huda dan haq
Juga, manusia juga dibekali akal oleh Tuhannya
Namun, manusia diberi kebebasan memilih untuk hidupnya
Dan, there is only one choice

Untuk itulah aku memilih jalanku
Memilih jalan hidupku
Hidup yang aku dambakan
Mendamba apa yang telah dijanjikanNya
Janji yang tak akan pernah diingkari

Whatever… what they said

“Jika kamu menuruti kebanyakan manusia yang ada di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti persangkaan belaka, dan mereka tidak lain hanyalah berdusta (terhadap Allah)” (Qs. Al-An’am 116).

“Allah tidak akan mengingkari janji-janjiNya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui” (Qs. Ar-Rum 6).
READ MORE - Untukmu Wahai Yang Mengaku Muslimah!
Category : edit post

Download Font Islami

Diposting oleh Abdullah Al-Haq On 20.53
Assalamu'alaikum ya ikhwan2 fillah. Postingan ini akan saya isi dengan link donwload font-font kaligrafi Islami yang bisa antum download untuk melengkapi koleksi font-font antum terdahulu. Font-font Islami ini saya kumpulkan dari berbagai situs, yang Insya Allah berguna bagi antum. Silahkan didonwload font kaligrafi Islami dibawah ini.



Materi:
assunnah.or.id
ebsoft.web.id

situsdownload.com

READ MORE - Download Font Islami
Category : edit post
YAMAN (Arrahmah.com) – Teka-teki kebenaran pemberitaan media massa internasional tentang gugurnya ulama yang begitu diburu oleh Amerika Serikat, syaikh Anwar Al-Awlaqi, terjawab sudah. Tidak adanya konfirmasi dari pihak mujahidin Jazirah Arab selama beberapa hari pasca pemberitaan media massa internasional sempat menimbulkan keraguan, tanda tanya, dan sanggahan dari berbagai pihak.

Secara resmi, kelompok jihad Al-Qaedah Jazirah Arab (AQAP) telah mengeluarkan penjelasan no. 37, pada hari Ahad tanggal 11 Dzulqa’dah 1432 H /9 Oktober 2011 M, melalui forum Asy-Syumukh Media dan sejumlah forum jihad lainnya. Dalam pernyataan tersebut, AQAP mengungkapkan belasungkawa terhadap kaum muslimin atas gugurnya Syaikh Anwar Al-Awlaqi bersama tiga orang rekannya; Samir Khan, Abu Muhsin Al-Maribi, dan Salim Al-Marwani. Keempat mujahid tersebut gugur oleh serangan pesawat Amerika di daerah antara Ma’rib dan Jauf. Innaa lillahi wa innaa ilaihi raji’un. Semoga Allah SWT., menerima mereka sebagai syuhada’ dan menempatkan mereka di surae Firdaus yang tertinggi.

Dalam pernyataan resmi tersebut, AQAP mengungkapkan bahwa Syaikh Anwar Al-Awlaqi gugur sebagai syahid, Insya Allah, saat menempuh jalan dakwah dan jihad. AS memburu dan membunuhnya, tanpa mengajukan sebuah bukti pun yang valid atas segala tuduhan yang dilayangkan kepada beliau. AS menuding beliau sebagai ulama spiritual dan pemimpin jaringan Al-Qaedah Jazirah Arab. Turut gugur dalam serangan tersebut Samir Khan, pendiri dan dewan redaksi majalah mujahidin Jazirah Arab berbahasa Inggris, Inspire.

Selamat jalan para pejuang di jalan Allah SWT., selamat bergabung dengan caravan para syuhada (Insya Allah). Semoga pengorbanan dakwah dan jihad yang kalian lakukan dapat dilanjutkan oleh seluruh kaum Muslimin, sehingga Islam bisa tegak dan mendominasi seluruh dunia. Insya Allah!
(Muhib al-Majdi/Saif al battar/Arrahmah.com/Usudullah.co.cc)
READ MORE - AQAP: Syaikh Anwar Al-Awlaqi dan Samir Khan gugur sebagai syuhada’
Category : edit post
Photobucket

Followers

Poster

FreeABB

Save Muslims Rohingya

Banner Usudullah

usudullah

My Photo